KETENTUAN KUORUM RUPS

KUORUM KEHADIRAN

RUPS PERTAMA

RUPS dapat dilangsungkan jika dalam RUPS   lebih dari 1/2 (satu perdua) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara hadir atau diwakili. (pasal 86 ayat 1 UUPT)

Misalnya : jumlah saham : 1000 saham maka dalam RUPS harus hadir paling sedikit 501 saham.

RUPS KEDUA

Dalam hal kuorum tersebut tidak tercapai, dapat diadakan Rapat Kedua.(Pasal 86 ayat 2 UUPT)

Dalam pemanggilan RUPS Kedua  harus disebutkan bahwa RUPS Pertama telah dilangsungkan dan tidak mencapai kuorum. (Pasal 86 ayat 3 UUPT)

RUPS KEDUA sah dan berhak mengambil keputusan jika dalam RUPS paling sedikit 1/3 (satu pertiga) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara hadir atau diwakili, kecuali AD menentukan jumlah kuorum yang lebih besar.(Pasal 86 ayat 4 UUPT)

RUPS KETIGA

Jika juga tidak tercapai, Perseroan dapat memohon kepada Ketua PN yang daerah hukumnya meliputi tempat kedudukan Perseroan atau permohonan Perseroan agar ditetapkan kuorum untuk RUPS KETIGA.(Pasal 86 ayat 5 UUPT)

Dalam pemanggilan RUPS Ketiga  harus disebutkan bahwa RUPS Kedua telah dilangsungkan dan tidak mencapai kuorum dan RUPS Ketiga akan dilangsungkan dengan kuorum yang telah ditetapkan oleh Ketua PN.  (Pasal 86 ayat 6 UUPT)

Penetapan Ketua PN bersifat final dan mempunyai kekuatan hukum tetap. (pasal 86 ayat 7 UUPT)

JANGKA WAKTU PELAKSANAAN RUPS KEDUA DAN KETIGA

RUPS Kedua dan Ketiga dilangsungkan dalam jangka waktu paling cepat 10 (sepuluh) hari dan paling lambat 21 (dua puluh satu) hari setelah RUPS yang mendahuluinya berlangsung. (Pasal 86 ayat 9 UUPT)

21 Hari Setelah Penetapan Pengadilan (Putusan MK)

KUORUM KEHADIRAN BAGI ACARA TERTENTU :

a. Perubahan AD : paling sedikit 2/3 (pasal 88 ayat 1 UUPT).
b. Penggabungan, Peleburan, Akuisisi : paling sedikit   3/4  (pasal 89 ayat 1 UUPT)
c. Menjaminkan atau menjual sebagaian besar asset PT : paling sedikit    3/4 (pasal  102  ayat 5 jo 89 ayat  1 UUPT)  
d. Pembubaran PT : paling sedikit  3/4    (pasal 144 jo 89 ayat 1 UUPT)
e. Perpanjangan jangka waktu, termasuk dalam perubahan AD.(pasal 22 UUPT)

-Masing-masing dari jumlah saham yang telah dikeluarkan oleh PT yang mempunyai hak suara yang sah.

KUORUM KEHADIRAN UNTUK  RAPAT KEDUA  BAGI ACARA TERTENTU

a. Perubahan AD = 2/3
b. Penggabungan, Peleburan dan Pengambilalihan = 3/4
c. Menjaminkan = 2/3
d. Pembubaran =  2/3

-Masing-masing dari jumlah saham yang telah dikeluarkan oleh PT yang mempunyai hak suara yang sah.

KUORUM PERSETUJUAN

Putusan RUPS diambil berdasarkan MUSYAWARAH UNTUK MUFAKAT. (Pasal 87 ayat 1 UUPT)

Dalam hal musyawarah tidak tercapai maka dilakukan Pemungutan Suara. (Pasal 87 ayat 2 UUPT)

KUORUM UNTUK PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM HAL TERJADI PEMUNGUTAN SUARA.

Jika musyawarah untuk mufakat tidak tercapai, keputusan adalah sah jika disetujui lebih  dari 1/2 (satu perdua) bagian dari jumlah suara yang dikeluarkan kecuali UU dan/atau AD menentukan bahwa keputusan sah jika disetujui oleh jumlah suara setuju yang lebih besar (pasal 87 ayat 2 UUPT)

Misalnya : jumlah suara yang diberikan dalam RUPS : 800 suara maka keputusan sah jika disetujui oleh paling sedikit 401 suara.

KUORUM UNTUK PENGAMBILAN KEPUTUSAN BAGI ACARA  TERTENTU :

a.       Perubahan AD : disetujui paling sedikit 2/3 (pasal 88 ayat 1 UUPT).

b.      Penggabungan, Peleburan, Akuisisi : disetujui paling sedikit   3/4  (pasal 89 ayat 1 UUPT)

c.       Menjaminkan atau menjual sebagaian besar asset PT : disetujui paling sedikit    3/4 (pasal  102  ayat 5 jo 89 ayat  1 UUPT)  

d.      Pembubaran PT : disetujui paling sedikit  ¾ (pasal 144 jo 89 ayat 1 UUPT)

e.       Perpanjangan jangka waktu, termasuk dalam perubahan AD. (pasal 22 UUPT)

-Masing-masing dari jumlah suara yang sah, yang diberikan dalam RUPS.

KUORUM UNTUK PENGAMBILAN KEPUTUSAN UNTUK RAPAT KEDUA

a.       Perubahan AD = 3/5 (pasal 88 ayat 3)

b.      Penggabungan, Peleburan dan Pengambilalihan = ¾

c.       Menjaminkan = ¾

d.      Pembubaran =  ¾

-Masing-masing dari jumlah suara yang sah, yang diberikan dalam RUPS.

RUPS TAHUNAN

Kuorum Kehadiran

1.      RUPS Pertama             =    Lebih dari 1/2 Bagian Pemegang Saham Hadir. (0,5 / 50%)

2.      RUPS Kedua                  =   Paling Sedikit 1/3 Bagian Pemegang Saham Hadir. (0,333 / 33,33%)

3.      RUPS Ketiga                  =   Penetapan Ketua Pengadilan Negeri

Kuorum Persetujuan

1.      RUPS Pertama             =    Lebih dari 2/3 Bagian Pemegang Saham Menyetujui. (0.67/66,67%)

2.      RUPS Kedua                  =   Paling Sedikit 1/3 Bagian Pemegang Saham Menyetujui. (0,33/33,33%)

3.      RUPS Ketiga                  =   Penetapan Ketua Pengadilan Negeri

RUPS PERUBAHAN ANGGARAN DASAR

Kuorum Kehadiran

1.      RUPS Pertama             =     Paling Sedikit 2/3 Bagian Pemegang Saham Hadir. (0.67/66,67%)

2.      RUPS Kedua                  =    Paling Sedikit 3/5 Bagian Pemegang Saham Hadir. (0,6/60%)

3.      RUPS Ketiga                  =    Penetapan Ketua Pengadilan Negeri

Kuorum Persetujuan

1.      RUPS Pertama             =     Paling Sedikit 2/3 Bagian Pemegang Saham Menyetujui. (0.67/66,67%)

2.      RUPS Kedua                  =    Paling Sedikit 2/3 Bagian Pemegang Saham Menyetujui. (0.67/66,67%)

3.      RUPS Ketiga                  =    Penetapan Ketua Pengadilan Negeri

 RUPS PERBUATAN TERTENTU *

Kuorum Kehadiran

1.      RUPS Pertama             =      Lebih dari 3/4 Bagian Pemegang Saham Hadir. (0,75/75%)

2.      RUPS Kedua                  =     Paling Sedikit 2/3 Bagian Pemegang Saham Hadir. (0.67/66,67%)

3.      RUPS Ketiga                  =     Penetapan Ketua Pengadilan Negeri

Kuorum Persetujuan

1.      RUPS Pertama             =      Lebih dari 3/4 Bagian Pemegang Saham Menyetujui. (0,75/75%)

2.      RUPS Kedua                  =     Paling Sedikit 3/4 Bagian Pemegang Saham Menyetujui. (0,75/75%)

3.      RUPS Ketiga                  =     Penetapan Ketua Pengadilan Negeri

 *               1.    Menyetujui penggabungan, peleburan, pengambilalihan, atau pemisahan,

2.      Pengajuan permohonan agar perseroan dinyatakan pailit,

3.      Perpanjangan jangka waktu berdirinya, dan

4.      Pembubaran perseroan

 

 

 

Comments

Popular Posts